KUDUS (12/5) – Tausiyah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Kanwil DJBC Bali Nusra pagi ini sangat semarak. Ratusan pejabat dan pegawai Bea Cukai se-Indonesia dengan antusias menyimak sejak awal sampai akhir, termasuk Bea Cukai Kudus. Bersama beberapa pejabat dan pegawai, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Gatot Sugeng Wibowo, turut serta menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Timur, Dwijo Muryono, di Ruang Media Center.
Berapi-api, Dwijo menyampaikan materi secara daring (online). Apa saja pesan-pesan beliau? Berikut ini rangkumannya:
“Pemimpin berbeda dengan pejabat. Pejabat butuh pengesahan, ditandai dengan Surat Keputusan. Sementara pemimpin, ia sejatinya adalah karakter yang mampu mempengaruhi. Kepemimpinan tidak perlu pengesahan. Salah satu ciri baiknya pemimpin adalah sifat jujur yang ia miliki.”

“Ada satu karakter yang perlu kita semai di Bea Cukai ini, yaitu karakter berani mengoreksi pimpinan. Tentu saja mengoreksi dengan tidak meninggalkan tata krama yang baik. Tujuannya supaya Bea Cukai betul-betul Makin Baik.”
“Siapa saja yang membela kebenaran, kita loyal kepadanya. Siapa saja yang tidak membela kebenaran, kita siap mengoreksinya. Meski risikonya dipecat.”
“Salah satu sosok pejabat di negeri ini yang dikenal keberanian dan kejujurannya adalah Hoegeng Iman Santoso, mantan Kapolri pada masanya. Sekarang tanyakan kepada diri kita, siapakah orang terbaik di kantor kita?”
“Dalam hadits disebutkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam agar kita menolong saudara kita yang dzolim dan yang terdzolimi. Para sahabat bertanya, ya Rasulullah, kalau menolong orang terdzolimi kami paham. Tapi, bagaimana menolong orang yang dzolim? Yaitu, dengan menghentikan kedzolimannya. Ketika kita melihat teman kita sedang berdiri di tepi jurang, apakah kita akan membiarkannya? Tentu tidak. Kita akan mengingatkannya bahwa di depan ada jurang.”
“Insan yang baik, dia tidak menjadi tinggi karena dipuji. Dia juga tidak menjadi rendah karena dicela. Ini negeri kita, ayo kita selamatkan! Apa pun risikonya.”
Semoga bermanfaat!
#beacukaikudus #dwijomuryono #bintalkemenkeu #bintalbeacukai



