Kudus (28/08) – Seiring dengan kebijakan Bea Cukai untuk meningkatkan jumlah pengguna fasilitas Kawasan Berikat (KB) Mandiri secara signifikan, maka Bea Cukai Kudus segera merespon dengan melakukan kegiatan Custom Visit to Customer untuk melakukan asistensi terhadap perusahaan yang akan memperoleh fasilitas KB Mandiri yakni PT Misaja Mitra pada Selasa (27/08).
Sebagai perusahaan yang memperoleh Fasilitas Kawasan Berikat sejak tahun 2017, tercatat PT Misaja Mitra memiliki tingkat kepatuhan yang baik berdasarkan profiling yang dilakukan oleh Bea Cukai Kudus sehingga dapat ditingkatkan pelayanannya untuk memperoleh penetapan sebagai Kawasan Berikat Mandiri.
Kawasan Berikat Mandiri sejalan dengan konsep peningkatan investasi “trust and verify”. Perusahaan diberikan kepercayaan untuk mengatur arus keluar masuk bahan dan barang produksi secara mandiri untuk mendukung produksi, namun tetap dilakukan pemantauan melalui IT inventory. Diharapkan tambahan fasilitas ini dapat meningkatkan ekspor.
Perusahaan yang memiliki usaha ekpor tempura (udang olahan) ini ketika diasistensi ternyata masih memiliki sedikit kendala dalam laporan IT inventorinya. Atas permasalahan tersebut Bea Cukai Kudus bersama-sama Charles Asbin Sinaga selaku Manager Exim dan Mr. Lin selaku Manager produksi melakukan pengamatan atas kegiatan proses IT inventori mulai dari input data kedatangan barang sampai proses pelaporan yang diperagakan oleh staf exim dan staf bagian gudang.
Hari Tjahjo selaku Seksi Pabean dan Cukai yang memimpin kegiatan tim CVC menyarankan agar pihak perusahaan segera dilakukan koordinasi dengan tim pembuat aplikasi IT Inventori tersebut untuk mempercepat proses perbaikan dikarenakan bahwa jatuh tempo waktu penilaian semakin dekat.
Dalam kegiatan tersebut pihak perusahaan memberikan tanggapan positif dan akan bekerjasama mengatasi permasalahan secepatnya, sehingga dapat memperoleh penetapan sebagai Kawasan Berikat Mandiri.



